Senin, 14 September 2026

Selasa, 15 September 2026 (Outing Class V.A dan V.B)


                        
Nama Guru      : Nurlena Agustina, S.Pd
Mapel                : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Hari/Tgl             : Selasa, 15 September 2026
Fase/Kelas         : C / V.A dan V.B
Materi                : Mendampingi kegiatan Outing Class (Kerajinan Gerabah)
Pertemuan Ke- : 4

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Tabiik Puunnn...

Selamat pagi ... Apa kabar ananda sholeh dan sholehah? 😊

I Hope you will be fine and good. Semoga semuanya selalu sehat, ceria, dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini. 🌷

Jangan lupa mengucapkan Basmallah sebelum memulai kegiatan!

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

🎨 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal, mengeksplorasi, dan mengembangkan kemampuan dalam menciptakan karya seni rupa dengan memanfaatkan berbagai bahan dan teknik. Peserta didik mampu mengamati lingkungan sekitar sebagai sumber inspirasi serta menghargai karya seni dan kerajinan sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui kegiatan outing class ke tempat kerajinan gerabah, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal gerabah sebagai salah satu karya seni rupa terapan yang memiliki nilai seni dan fungsi dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Mengetahui bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan gerabah.

  3. Mengidentifikasi alat dan tahapan dalam proses pembuatan gerabah.

  4. Mengamati secara langsung proses pembentukan dan pengolahan tanah liat menjadi karya gerabah.

  5. Menumbuhkan kreativitas, rasa ingin tahu, dan apresiasi terhadap karya seni dan kerajinan tradisional.

🌱 PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)

Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik diajak untuk mengamati secara langsung proses pembuatan gerabah dengan penuh perhatian. Mereka memperhatikan bahan, alat, teknik, serta setiap tahapan pembuatan gerabah sehingga dapat memahami bahwa sebuah karya seni membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan keterampilan.

Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat menghubungkan materi Seni Rupa yang telah dipelajari di kelas dengan pengalaman nyata di lapangan. Mereka memahami bahwa tanah liat yang sederhana dapat diolah menjadi benda yang memiliki nilai seni, fungsi, dan nilai ekonomi.

Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dengan melihat, menyentuh, mengeksplorasi, dan mencoba proses pembuatan gerabah. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di dalam kelas. 😊🎨

🎨 MATERI SENI RUPA

Ø Model/Metode Pembelajaran: Outing Class, Observasi, Demonstrasi, dan Praktik

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga:
Gerabah, tanah liat, alat pembentuk gerabah, berbagai contoh hasil kerajinan gerabah.

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda hebat kelas 5! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti kegiatan pembelajaran yang menyenangkan. Hari ini kita akan belajar Seni Rupa dengan cara yang berbeda, yaitu melalui kegiatan Outing Class. 🎨✨

Biasanya kita belajar di dalam kelas. Namun, kali ini kita akan belajar langsung dari lingkungan sekitar dengan mengunjungi tempat kerajinan gerabah.

Anak-anak, pernahkah kalian melihat kendi, pot bunga, vas, celengan, atau peralatan rumah tangga yang terbuat dari tanah liat? 🤔

Benda-benda tersebut merupakan contoh hasil kerajinan gerabah.

🏺 APA ITU GERABAH?

Gerabah adalah benda kerajinan yang dibuat dari tanah liat melalui proses pembentukan dan pembakaran sehingga menjadi benda yang kuat dan dapat digunakan.

Gerabah tidak hanya memiliki fungsi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga memiliki nilai keindahan dan menjadi bagian dari kekayaan seni serta budaya Indonesia.

Tanah liat yang awalnya hanya berupa bahan sederhana dapat diubah menjadi berbagai macam karya yang indah dan bermanfaat melalui kreativitas dan keterampilan seorang pengrajin. 🌱➡️🏺

👀 MENGAMATI PROSES PEMBUATAN GERABAH

Dalam kegiatan outing class ini, peserta didik mengamati secara langsung bagaimana seorang pengrajin mengolah tanah liat menjadi sebuah karya.

Beberapa tahapan pembuatan gerabah yang dapat kita amati antara lain:

1. Persiapan Tanah Liat
Tanah liat dipilih dan dibersihkan dari kotoran atau benda-benda yang tidak diperlukan.

2. Pengolahan Tanah Liat
Tanah liat diolah dan diremas hingga memiliki tekstur yang sesuai sehingga mudah dibentuk.

3. Pembentukan
Tanah liat mulai dibentuk menggunakan tangan maupun alat bantu tertentu. Pada tahap ini dibutuhkan keterampilan, ketelitian, dan kesabaran.

4. Pengeringan
Gerabah yang sudah dibentuk kemudian dikeringkan agar kandungan airnya berkurang.

5. Pembakaran
Gerabah dibakar dengan suhu tertentu sehingga menjadi lebih kuat dan kokoh.

6. Finishing
Setelah melalui proses pembakaran, gerabah dapat diberi sentuhan akhir seperti pewarnaan, motif, atau hiasan tertentu sehingga tampil lebih menarik. 🎨

✨ KEGIATAN OUTING CLASS


Demikian kegiatan pembelajaran kita hari ini. Semoga pengalaman outing class ini dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat bagi ananda semua.

Teruslah berkarya, berkreasi, dan jangan takut mencoba hal-hal baru! Karena setiap karya dimulai dari sebuah ide sederhana. 

Marilah kita tutup kegiatan hari ini dengan mengucapkan lafadz Hamdallah.

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 


Senin, 14 September 2026 (Sumatif Harian Kelas I.C dan I.D)

     
Nama Guru        : Nurlena Agustina, S.Pd
Mapel                 : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Hari/Tgl             : Senin, 14 September 2026
Fase/Kelas         : A / I.C dan I.D
Materi                : Mengenal Rukun Iman
Pertemuan Ke-   : 4


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Tabiik Puunnn...

صباح الخير ...   كيف حالكم؟

I Hope you will be fine and good😊 

Jangan lupa melafadzkan Basmallah dan membaca do'a!

 بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Sholih sholiha bu guru bagaimana kabarnya? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah Swt dan kita semua harus tetap semangat dalam pembelajaran ya nakk!...😊

Baik, Ananda Sholih dan Sholiha Ibu Lena, sebelum memulai pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada pagi hari ini, pastikan anak-anak sekalian sudah mendengarkan tausiah, melaksanakan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an yaa…

Alhamdulillah... Hari ini kita dipertemukan kembali dalam keadaan sehat wal 'afiyat. Ibu guru ucapkan terimakasih banyak atas semangat serta antusias yang telah ananda lakukan selama ini.

Okee, pada pertemuan sebelumnya anak-anak Bu Lena sudah sangat luar biasa dapat memahami materi tentang Pengertian Rukun Iman dan sudah hafal enam rukun iman. Alhamdulillah, jangan lupa terus diulang-ulang hafalannya ya nak, supaya makin lancar dan makin nempel di hati.

Dalam rangka mengukur pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah dipelajari, Bu Lena akan melaksanakan kegiatan Sumatif Harian 2 (Penilaian Harian 2) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk jenjang Kelas I, Tahun Pelajaran 2026/2027.

Kegiatan penilaian ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran untuk mengetahui sejauh mana ananda sholih dan sholiha memahami materi Bab 2 tentang Mengenal Rukun Iman.

Pendidikan Agama Islam / Kelas I

☺ Capaian Pembelajaran (CP) : Memahami rukun iman yang enam serta membiasakan sikap peduli dan suka bekerja sama sebagai cerminan keimanan.

☺ Tujuan Pembelajaran (TP) : Menjelaskan bukti-bukti sederhana keberadaan Allah Swt melalui ciptaan-Nya, serta mengenal Nabi dan Rasul sebagai utusan Allah Swt yang wajib diyakini dan diteladani.

☺ Materi Pokok : Bab 2 – Sumatif Harian tentang Mengenal Rukun Iman 

☺ Model Pembelajaran/Metode :

  • Tanya Jawab dan Penugasan Mandiri

☺ Media/Alat Peraga :

  • Lembar soal dan jawaban

☺ Apersepsi : Mengajukan pertanyaan sederhana kepada murid: "Anak-anak, kemarin kita sudah belajar bahwa Allah Swt adalah pencipta segala sesuatu. Coba sebutkan, siapa yang menciptakan matahari, bulan, dan bintang?" (Siswa menjawab: Allah Swt.) "Betul sekali! Nah, sekarang Ibu mau tanya lagi, siapa yang menyampaikan ajaran Allah Swt kepada kita?" (Siswa menjawab: Nabi/Rasul.) "Pintar sekali! Itulah yang akan kita pelajari hari ini."

☺ Materi Pembelajaran : 

Sumatif Harian 2 (Memahami Rukun Iman)

Sumatif Harian 2 ini terdiri dari dua bentuk soal, yaitu:

  • 5 soal Pilihan Ganda (PG), masing-masing berskor 1
  • 5 soal Uraian, dengan skor bervariasi (2–3 poin)

Soal disusun dengan memperhatikan level kognitif yang beragam, mulai dari C1 (mengingat), C2 (memahami), hingga C4 (menganalisis), sehingga dapat mengukur kemampuan berpikir peserta didik secara bertahap.

Kisi-Kisi Soal Sumatif Harian 2 PAI Kelas I

No Materi Indikator Soal Level Kognitif Bentuk Soal No Soal Skor
1 Mengenal Rukun Iman (Iman kepada Allah Swt. dan Iman kepada Rasul) Peserta didik dapat mengartikan makna Iman C2 PG 1 1
2 Peserta didik dapat menyebutkan bukti beriman kepada Allah Swt (disajikan dalam bentuk gambar) C2 PG 2 1
3 Peserta didik dapat menyebutkan bukti beriman kepada Rasul C1 PG 3 1
4 Peserta didik dapat menentukan sikap keteladanan beriman kepada Allah Swt (disajikan dalam bentuk tabel) C4 PG 4 1
5 Peserta didik dapat menyebutkan contoh perilaku syirik C2 PG 5 1
6 Peserta didik dapat menjelaskan arti Iman C2 Uraian 1 2
7 Peserta didik dapat menyebutkan jumlah Rukun Iman C1 Uraian 2 2
8 Peserta didik dapat menuliskan urutan Rukun Iman dari yang pertama sampai yang terakhir C1 Uraian 3 3
9 Peserta didik dapat menyebutkan bukti beriman kepada Allah Swt melalui ciptaan-Nya C2 Uraian 4 2
10 Peserta didik dapat menyebutkan nama Nabi yang terakhir C1 Uraian 5 2

Persiapan yang Perlu Dilakukan Peserta Didik

Sebelum mengikuti sumatif harian, ananda sholih dan sholiha diharapkan:

  • Mengulang kembali hafalan enam Rukun Iman secara berurutan.
  • Memahami bukti-bukti keberadaan Allah Swt. melalui ciptaan-Nya (langit, bumi, matahari, tumbuhan, hewan, dan lainnya).
  • Mengenal sifat-sifat mulia Rasulullah Saw., yaitu Shiddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Fathanah (cerdas).
  • Mengingat bahwa Nabi Muhammad Saw. merupakan Rasul terakhir dan teladan bagi seluruh umat manusia.
  • Berdoa dan memohon kemudahan kepada Allah Swt. sebelum mengerjakan soal.

Semoga dengan adanya kisi-kisi ini, Bapak/Ibu guru maupun orang tua dapat membimbing ananda dalam mempersiapkan diri menghadapi Sumatif Harian 2 dengan lebih terarah. Semoga seluruh peserta didik diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan setiap soal, serta semakin mencintai dan memahami nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.

Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua. Kita lanjutkan pembelajaran selanjutnya di pertemuan yang akan datang. Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kamis, 10 September 2026

Jum’at, 11 September 2026 (Praktik Sholat Kelas I.A dan I.B)

Nama Guru      : Nurlena Agustina, S.Pd
Mapel                : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Hari/Tgl             : Jum’at, 11 September 2026
Fase/Kelas         : A / I.A dan I.B
Materi                : Praktik bacaan dan gerakan sholat
Pertemuan Ke- : 2


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Tabiik Puunnn...

صباح الخير ... كيف حالكم؟

I Hope you will be fine and good 😊

Jangan lupa melafadzkan Basmallah dan membaca do'a!

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Sholih sholiha Bu Guru, bagaimana kabarnya? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah Swt. Kita harus tetap semangat dalam mengikuti pembelajaran hari ini ya nak!... 😊

Baik, Ananda Sholih dan Sholiha Ibu Lena. Sebelum memulai pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada pagi hari ini, pastikan anak-anak sekalian sudah mendengarkan tausiah, melaksanakan salat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an yaa…

Alhamdulillah... Hari ini kita dipertemukan kembali dalam keadaan sehat wal 'afiyat. Ibu guru ucapkan terima kasih banyak atas semangat serta antusias yang telah Ananda lakukan selama mengikuti pembelajaran PAI.

Pada pertemuan sebelumnya, anak-anak Bu Lena sudah belajar dan mengenal tentang bacaan dan gerakan salat. Kita sudah mengetahui bahwa salat merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh setiap umat Islam.

Nah, pada pertemuan kali ini kita akan mempraktikkan bacaan dan gerakan salat secara bersama-sama. Anak-anak tidak hanya harus hafal bacaannya, tetapi juga harus mengetahui gerakan salat yang benar dan tertib.

Pendidikan Agama Islam / Kelas I

Capaian Pembelajaran (CP) :

Peserta didik mampu mengenal dan mempraktikkan tata cara salat dengan benar serta membiasakan diri melaksanakan salat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt.

Tujuan Pembelajaran (TP) :

  1. Peserta didik mampu menyebutkan urutan gerakan salat dengan benar.

  2. Peserta didik mampu melafalkan bacaan salat dengan baik dan benar.

  3. Peserta didik mampu mempraktikkan gerakan dan bacaan salat secara tertib.

  4. Peserta didik mampu menunjukkan sikap disiplin dan khusyuk dalam melaksanakan salat.

Materi Pokok :
Praktik Bacaan dan Gerakan Salat.

Model Pembelajaran/Metode :
Demonstrasi, praktik langsung, drill/latihan dan tanya jawab.

Media/Alat Peraga :
Video pembelajaran, gambar gerakan salat, perlengkapan salat.

Apersepsi :
Guru mengajukan pertanyaan sederhana kepada peserta didik:

"Anak-anak, siapa yang sudah melaksanakan salat Subuh pagi ini?"

"Ketika salat, gerakan pertama yang kita lakukan setelah berdiri adalah apa?"

"Apa yang kita baca ketika melakukan takbiratul ihram?"

Guru memberikan penguatan bahwa salat tidak hanya dilakukan dengan gerakan, tetapi juga harus disertai dengan bacaan yang benar.


☺ Materi Pembelajaran

Praktik Bacaan dan Gerakan Salat

Anak-anak sholih dan sholiha, salat adalah ibadah yang sangat penting bagi umat Islam. Salat merupakan salah satu kewajiban yang harus kita laksanakan.

Dalam melaksanakan salat, kita harus memperhatikan bacaan, gerakan, ketertiban, dan kekhusyukan.

Mari kita mengenal kembali urutan gerakan dan bacaan salat.

🕌 1. Berdiri Tegak dan Niat

Sebelum melaksanakan salat, kita harus berdiri dengan tegak dan menghadap kiblat.

Kemudian kita berniat melaksanakan salat karena Allah Swt.

🕌 2. Takbiratul Ihram

Angkat kedua tangan sejajar dengan telinga atau bahu, kemudian membaca:

اللهُ أَكْبَرُ

"Allahu Akbar"

Artinya: Allah Mahabesar.

Setelah itu, tangan diletakkan dengan posisi yang benar.

🕌 3. Membaca Doa Iftitah

Setelah takbiratul ihram, kita dapat membaca doa iftitah.

Salah satu bacaan yang dapat diajarkan kepada anak-anak adalah:

اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا

Kemudian dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah.

🕌 4. Membaca Surah Al-Fatihah

Surah Al-Fatihah wajib dibaca dalam salat.

Anak-anak harus membacanya dengan lancar dan memperhatikan makhraj serta panjang pendek bacaannya.

Setelah membaca Al-Fatihah, dapat dilanjutkan dengan membaca salah satu surah pendek yang sudah dihafalkan.

🕌 5. Rukuk

Setelah selesai membaca surah, kita melakukan rukuk.

Posisi badan membungkuk, punggung diusahakan lurus, kedua tangan memegang lutut.

Bacaan rukuk:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ

"Subhaana rabbiyal 'azhiim."

Artinya: Mahasuci Tuhanku Yang Mahaagung.

🕌 6. I'tidal

Setelah rukuk, kita berdiri kembali dengan tegak. Gerakan ini disebut i'tidal.

Bacaannya:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

"Sami'allahu liman hamidah."

Kemudian:

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

"Rabbanaa wa lakal hamd."

Artinya: Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji.

🕌 7. Sujud

Setelah i'tidal, kita melakukan sujud.

Ketika sujud, dahi dan hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, serta ujung jari kaki menyentuh tempat sujud.

Bacaan sujud:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

"Subhaana rabbiyal a'laa."

Artinya: Mahasuci Tuhanku Yang Mahatinggi.

🕌 8. Duduk di antara Dua Sujud

Setelah sujud, kita duduk dengan tenang. Kemudian membaca:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ، وَارْحَمْنِيْ، وَاجْبُرْنِيْ، وَارْفَعْنِيْ، وَارْزُقْنِيْ، وَاهْدِنِيْ، وَعَافِنِيْ، وَاعْفُ عَنِّيْ

Untuk peserta didik kelas I, bacaan dapat dilatih secara bertahap sesuai kemampuan mereka.

🕌 9. Sujud Kedua

Setelah duduk di antara dua sujud, kita kembali melakukan sujud kedua.

Bacaan sujud:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

"Subhaana rabbiyal a'laa."

🕌 10. Duduk Tasyahud

Pada rakaat terakhir, kita duduk untuk membaca tasyahud akhir.

Peserta didik dilatih membaca tasyahud secara bertahap dan berulang-ulang agar semakin lancar.

🕌 11. Salam

Gerakan terakhir dalam salat adalah salam.

Kita menoleh ke kanan kemudian ke kiri sambil membaca:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

"Assalaamu'alaikum warahmatullaahi."

Artinya: Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah kepada kalian.


☺ Praktik Bersama

Sekarang anak-anak Bu Lena berdiri dengan rapi dan siapkan perlengkapan salat.

Mari kita praktikkan gerakan salat secara berurutan:

Berdiri → Takbiratul Ihram → Berdiri membaca Al-Fatihah → Rukuk → I'tidal → Sujud → Duduk di antara dua sujud → Sujud → Berdiri untuk rakaat berikutnya → Tasyahud → Salam.

Anak-anak mengikuti gerakan yang dicontohkan oleh Bu Guru.

Ingat ya nak!

🌷 Gerakan dilakukan dengan benar.
🌷 Bacaan dibaca dengan jelas.
🌷 Tidak bercanda ketika praktik salat.
🌷 Mengikuti urutan gerakan dengan tertib.
🌷 Menjaga kebersihan dan kesucian tempat salat.
🌷 Melaksanakan salat dengan khusyuk karena Allah Swt.

Setelah praktik bersama, Bu Guru akan meminta beberapa anak untuk mempraktikkan gerakan dan bacaan salat secara mandiri di depan kelas.


Demikian pembelajaran kita hari ini. Alhamdulillah, anak-anak sudah belajar dan mempraktikkan bacaan serta gerakan salat. Semoga setelah pembelajaran hari ini, anak-anak semakin lancar dalam membaca bacaan salat dan semakin benar dalam melakukan gerakan salat.

Jangan lupa untuk selalu melaksanakan salat lima waktu dan mengajak keluarga untuk salat bersama. Kita tutup pembelajaran hari ini dengan mengucapkan lafadz Hamdallah.

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Akhirul Kalam...

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Rabu, 09 September 2026

Kamis, 10 September 2026 (Materi PAI Kelas V.A dan V.B)

                        
Nama Guru      : Nurlena Agustina, S.Pd
Mapel                : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Hari/Tgl             : Kamis, 10 September 2026
Fase/Kelas         : C / V.A dan V.B
Materi                : Mengenal Allah melalui Asmaul Husnah
Pertemuan Ke- : 3

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ Tabiik Puunnn...

صباح الخير ... كيف حالكم؟

I Hope you will be fine and good😊

Jangan lupa melafadzkan Basmallah dan membaca do'a!

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Sholih sholiha bu guru bagaimana kabarnya? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah Swt dan kita semua harus tetap semangat dalam pembelajaran ya nakk!...😊 Baik, Ananda Sholih dan Sholiha Ibu Lena, sebelum memulai pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada pagi hari ini melalui Google Meet, pastikan anak-anak sekalian sudah mendengarkan tausiah, melaksanakan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an yaa… Jangan lupa juga siapkan alat tulis dan alat gambar kalian, karena hari ini kita akan berkarya bersama!

Alhamdulillah... Hari ini kita dipertemukan kembali dalam keadaan sehat wal 'afiyat melalui layar Google Meet. Okee, pada pertemuan sebelumnya anak-anak Bu Lena sudah sangat luar biasa mempelajari makna asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyum, al-Muhyi, al-Mumit, dan al-Ba'is pada Bab 2 "Lebih Dekat dengan Nama-Nama Allah". Nah, pada pertemuan hari ini kita akan mengulas kembali secara singkat materi tersebut, lalu kita akan mengekspresikan kecintaan kita kepada nama-nama indah Allah itu melalui sebuah karya seni Islami, yaitu kaligrafi. Setelah pembelajaran ini, jangan lupa untuk mengamalkan dan mengabadikan materi yang sudah kita pelajari dalam bentuk karya, supaya kita mendapatkan pahala dari Allah Swt... Aamiin ya robbal'alamiin.

Pendidikan Agama Islam / Kelas V

☺ Capaian Pembelajaran (CP) : Meyakini adanya Allah Swt melalui nama-nama Allah yang baik (asmaulhusna), mengenal makna al-Qawiyyu, al-Qayyum, al-Muhyi, al-Mumit, dan al-Ba'is, serta mengekspresikan kecintaan kepada Allah melalui karya.

☺ Tujuan Pembelajaran (TP) :

  1. Menjelaskan makna asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyum, al-Muhyi, al-Mumit, dan al-Ba'is sebagai bekal berkarya.
  2. Menciptakan karya seni Islami berupa kaligrafi asmaulhusna sebagai bentuk kecintaan dan bukti keyakinan kepada Allah Swt.

☺ Materi Pokok : Ayo Berkarya dengan Kaligrafi Asmaulhusna (pengembangan dari Bab 2 "Lebih Dekat dengan Nama-Nama Allah")

☺ Model Pembelajaran/Metode : Ceramah Interaktif, Tanya Jawab, Demonstrasi, dan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) 

☺ Media/Alat Peraga :

  • Slide/Poster digital Asmaulhusna 
  • Video tutorial singkat cara menulis kaligrafi sederhana (diputar lewat share screen)
  • Mushaf Al-Qur'an atau Al-Qur'an digital
  • Alat gambar/tulis di rumah: kertas gambar/HVS, pensil, penggaris, spidol warna atau krayon

☺ Apersepsi : Mengajukan pertanyaan sederhana kepada murid melalui Google Meet: "Anak-anak, pernahkah kalian melihat tulisan indah berwarna-warni di dinding masjid atau di bingkai foto rumah kalian yang berisi nama Allah atau ayat Al-Qur'an? Menurut kalian, indah tidak tulisan itu? Tahukah kalian, tulisan indah itu disebut kaligrafi. Nah, hari ini setelah mengingat kembali nama-nama indah Allah, kita akan belajar membuat karya kaligrafi sendiri sebagai tanda cinta kita kepada Allah Swt." Guru kemudian menampilkan poster Asmaulhusna dan beberapa contoh gambar kaligrafi melalui share screen untuk memantik semangat berkarya anak-anak.

☺ Materi Pembelajaran : Ayo Berkarya dengan Kaligrafi Asmaulhusna

Sebelum mulai berkarya, mari kita ingat kembali sebentar materi tentang nama-nama indah Allah yang sudah kita pelajari bersama.

A. Mengenal Allah melalui Asmaulhusna


Nama-nama indah Allah dikenal dengan sebutan asmaulhusna. Semakin kita mengenal nama-nama Allah, semakin dekat pula hati kita kepada-Nya. Allah berfirman dalam Al-Qur'an surah al-A'raf ayat 180 bahwa Allah memiliki asmaulhusna, sehingga kita dianjurkan untuk berdoa dengan menyebut nama-nama tersebut. Ada lima asmaulhusna yang menjadi fokus pembelajaran kita, yaitu:

  1. Al-Qawiyyu — Allah Yang Maha Kuat, tidak ada satu makhluk pun yang mampu menandingi kekuatan-Nya.
  2. Al-Qayyum — Allah Yang Maha Berdiri Sendiri, tidak membutuhkan bantuan siapa pun dalam mengurus seluruh makhluk-Nya.
  3. Al-Muhyi — Allah Yang Maha Menghidupkan, memberi kehidupan kepada seluruh makhluk-Nya.
  4. Al-Mumit — Allah Yang Maha Mematikan, menentukan kapan setiap makhluk berakhir kehidupannya di dunia.
  5. Al-Ba'is — Allah Yang Maha Membangkitkan, akan membangkitkan seluruh manusia dari alam kubur kelak di hari akhir.

Meyakini nama-nama indah ini mendorong kita untuk rendah hati, mandiri, semangat berbuat baik, dan tidak menyombongkan diri, karena segala kekuatan dan kehidupan sepenuhnya berada dalam kuasa Allah Swt.

B. Mengenal Kaligrafi sebagai Karya Islami

Kaligrafi adalah seni menulis indah, khususnya tulisan Arab yang biasa memuat nama Allah, asmaulhusna, atau ayat-ayat Al-Qur'an. Kaligrafi termasuk salah satu bentuk karya seni Islami yang berkembang sejak lama di dunia Islam, digunakan untuk menghias masjid, mushaf, hingga rumah-rumah kaum muslimin. Membuat kaligrafi bukan sekadar kegiatan menggambar, tetapi juga cara kita mengagungkan dan mencintai nama-nama Allah dengan menuliskannya secara indah dan penuh perhatian.

Anak saleh dapat menunjukkan bukti keyakinannya kepada asmaulhusna melalui karya, salah satunya dengan membuat kaligrafi sederhana bertuliskan salah satu asmaulhusna, misalnya al-Qawiyyu, al-Qayyum, al-Muhyi, al-Mumit, atau al-Ba'is, lengkap dengan artinya.

C. Langkah-Langkah Membuat Kaligrafi Sederhana

  1. Pilih salah satu asmaulhusna yang paling berkesan bagi kalian (Berdasarkan pembagian kelompok ketika di kelas)
  2. Siapkan kertas, pensil, penggaris, dan spidol warna atau krayon.
  3. Tulis terlebih dahulu nama asmaulhusna tersebut dengan pensil secara tipis-tipis sebagai sketsa.
  4. Perindah bentuk huruf dengan lekukan atau hiasan sederhana di sekitarnya, seperti bunga, bintang, atau bingkai.
  5. Tebalkan tulisan menggunakan spidol warna, lalu hapus sisa garis pensil.
  6. Tuliskan arti asmaulhusna tersebut di bagian bawah karya, misalnya "al-Qawiyyu — Maha Kuat".
  7. Beri nama dan kelas kalian di pojok karya sebagai identitas.

☺ Aktivitasku :

Buatlah satu karya kaligrafi Islami bertuliskan salah satu asmaulhusna (al-Qawiyyu, al-Qayyum, al-Muhyi, al-Mumit, atau al-Ba'is) beserta artinya, hias semenarik mungkin

Pesan yang terkandung dalam pembelajaran hari ini antara lain adalah:

  1. Mengenal nama-nama indah Allah membuat hati kita semakin dekat dan cinta kepada-Nya.
  2. Kecintaan kepada Allah dapat diekspresikan melalui karya yang indah, salah satunya kaligrafi.
  3. Berkarya dengan sungguh-sungguh dan penuh ketelitian adalah salah satu bentuk ibadah dan rasa syukur kita kepada Allah Swt.

Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua dan karya kaligrafi kalian menjadi pengingat untuk selalu dekat dengan Allah Swt. Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

Berdasarkan hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi Bab 2: Mengenal Allah melalui Asmaul Husnah, peserta didik Fase C Kelas 5 telah mengikuti pembelajaran dengan baik, dengan antusias dan penuh semangat.

Selasa, 08 September 2026

Rabu, 09 September 2026 (Mapel PAI Kelas I.A, I.B dan I.D)

     
Nama Guru      : Nurlena Agustina, S.Pd
Mapel                : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Hari/Tgl             : Rabu, 09 September 2026
Fase/Kelas         : A / I.A, I.B dan I.D
Materi                : Mengenal Rukun Iman
Pertemuan Ke- : 3


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Tabiik Puunnn...

صباح الخير ...   كيف حالكم؟

I Hope you will be fine and good😊 

Jangan lupa melafadzkan Basmallah dan membaca do'a!

 بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Sholih sholiha bu guru bagaimana kabarnya? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah Swt dan kita semua harus tetap semangat dalam pembelajaran ya nakk!...😊

Baik, Ananda Sholih dan Sholiha Ibu Lena, sebelum memulai pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada pagi hari ini, pastikan anak-anak sekalian sudah mendengarkan tausiah, melaksanakan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an yaa…

Alhamdulillah... Hari ini kita dipertemukan kembali dalam keadaan sehat wal 'afiyat. Ibu guru ucapkan terimakasih banyak atas semangat serta antusias yang telah ananda lakukan selama ini.

Okee, pada pertemuan sebelumnya anak-anak Bu Lena sudah sangat luar biasa dapat memahami materi tentang Pengertian Rukun Iman dan sudah hafal enam rukun iman. Alhamdulillah, jangan lupa terus diulang-ulang hafalannya ya nak, supaya makin lancar dan makin nempel di hati.

Nah, pada pertemuan kali ini kita akan melanjutkan Bab 2 tentang Mengenal Rukun Iman, dengan sub bab baru yaitu Beriman kepada Allah dan Beriman kepada Rasul.

Pendidikan Agama Islam / Kelas I

☺ Capaian Pembelajaran (CP) : Memahami rukun iman yang enam serta membiasakan sikap peduli dan suka bekerja sama sebagai cerminan keimanan.

☺ Tujuan Pembelajaran (TP) : Menjelaskan bukti-bukti sederhana keberadaan Allah Swt melalui ciptaan-Nya, serta mengenal Nabi dan Rasul sebagai utusan Allah Swt yang wajib diyakini dan diteladani.

☺ Materi Pokok : Bab 2 – Mengenal Rukun Iman (Sub Bab B. Beriman kepada Allah, dan Sub Bab C. Beriman kepada Rasul)

☺ Model Pembelajaran/Metode :

  • Luring (Tatap Muka) : Ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi, permainan tepuk/nyanyian, dan pengamatan benda/gambar ciptaan Allah secara langsung di sekitar kelas dan halaman sekolah.

☺ Media/Alat Peraga :

  • Buku Siswa PAI Kelas I, LKPD, gambar/video ciptaan Allah (langit, bumi, tumbuhan, hewan), Video pembelajaran.

☺ Apersepsi : Mengajukan pertanyaan sederhana kepada murid: "Anak-anak, kemarin kita sudah belajar bahwa Allah Swt adalah pencipta segala sesuatu. Coba sebutkan, siapa yang menciptakan matahari, bulan, dan bintang?" (Siswa menjawab: Allah Swt.) "Betul sekali! Nah, sekarang Ibu mau tanya lagi, siapa yang menyampaikan ajaran Allah Swt kepada kita?" (Siswa menjawab: Nabi/Rasul.) "Pintar sekali! Itulah yang akan kita pelajari hari ini."

☺ Materi Pembelajaran :

B. Beriman kepada Allah

Sebelum memulai pembelajaran silahkan anak-anak simak video pembelajaran di bawah ini :

Coba perhatikan, ada matahari yang menyinari bumi, ada udara yang kita hirup, ada tubuh kita yang lengkap dengan mata, telinga, dan hati. Semua itu adalah bukti bahwa Allah Swt itu ada dan Maha Pencipta. Anak-anak diajak keluar kelas sebentar untuk mengamati langit, pohon, dan hewan di sekitar sekolah maupun sekeliling rumah masing-masing lalu menceritakan hasil pengamatannya melalui buku catatan.

Allah adalah penciptanya. Allah Subhanahuwata'ala (Swt.) Tuhan kita. Kita beriman kepada Allah Swt. Kita yakin Allah Swt. itu ada. Allah Swt. pencipta alam semesta. Berikut ini beberapa contoh ciptaan Allah dan manfaatnya:

  • Syaiton untuk menyesatkan manusia,
  • Malaikat untuk pelantara Allah mengawasi Manusia,
  • Manusia untuk beriman kepada Allah,
  • Tumbuhan, hewan untuk kelangsungan hidup manusia,
  • Matahari untuk sumber energi manusia,
  • Air untuk kelangsungan hidup manusia,
  • Udara untuk menghirup udara segar.

Beriman kepada Allah artinya meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah Swt itu Esa (satu), tidak ada sekutu bagi-Nya, dan Dialah satu-satunya yang berhak disembah. Allah Swt Maha Pencipta, Maha Melihat, Maha Mendengar, dan Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

Sebagai anak yang beriman kepada Allah, kita harus:

  1. Selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah Swt.
  2. Rajin beribadah, seperti sholat dan berdoa.
  3. Berbuat baik kepada sesama sebagai bukti cinta kepada Allah Swt.

C. Beriman kepada Rasul

Setelah kita meyakini adanya Allah Swt, kita juga wajib meyakini bahwa Allah Swt mengutus Rasul untuk membimbing umat manusia ke jalan yang benar. Rasul adalah manusia pilihan Allah Swt yang diberi wahyu untuk disampaikan kepada umatnya. Rasul terakhir dan menjadi teladan bagi kita semua adalah Nabi Muhammad Saw.

Pendidik menunjukkan video interaktif nama-nama Rasul dan mengajak anak-anak menirukan pelafalannya bersama-sama dengan menghafal sambil bernyanyi.

Kita wajib meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah Saw, di antaranya:
  1. Jujur (Shiddiq)
  2. Dapat dipercaya (Amanah)
  3. Menyampaikan kebenaran (Tabligh)
  4. Cerdas (Fathanah)

Nah, anak-anak sholih dan sholiha, mari kita bersama-sama berikrar dalam hati: "Aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya!" Yuk kita ulang-ulang sampai lancar ya nak.

Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua. Kita lanjutkan pembelajaran selanjutnya di pertemuan yang akan datang. Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



Senin, 07 September 2026

Selasa, 08 September 2026 (Materi PAI Kelas V.A dan V.B)

                       
Nama Guru      : Nurlena Agustina, S.Pd
Mapel                : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Hari/Tgl             : Selasa, 08 September 2026
Fase/Kelas         : C / V.A dan V.B
Materi                : Mengenal Allah melalui Asmaul Husnah
Pertemuan Ke- : 3

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ Tabiik Puunnn...

صباح الخير ... كيف حالكم؟

I Hope you will be fine and good😊

Jangan lupa melafadzkan Basmallah dan membaca do'a!

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Sholih sholiha bu guru bagaimana kabarnya? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah Swt dan kita semua harus tetap semangat dalam pembelajaran ya nakk!...😊 Baik, Ananda Sholih dan Sholiha Ibu Lena, sebelum memulai pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada pagi hari ini melalui Google Meet, pastikan anak-anak sekalian sudah mendengarkan tausiah, melaksanakan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an yaa… Jangan lupa juga siapkan alat tulis dan alat gambar kalian, karena hari ini kita akan berkarya bersama!

Alhamdulillah... Hari ini kita dipertemukan kembali dalam keadaan sehat wal 'afiyat melalui layar Google Meet. Okee, pada pertemuan sebelumnya anak-anak Bu Lena sudah sangat luar biasa mempelajari makna asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyum, al-Muhyi, al-Mumit, dan al-Ba'is pada Bab 2 "Lebih Dekat dengan Nama-Nama Allah". Nah, pada pertemuan hari ini kita akan mengulas kembali secara singkat materi tersebut, lalu kita akan mengekspresikan kecintaan kita kepada nama-nama indah Allah itu melalui sebuah karya seni Islami, yaitu kaligrafi. Setelah pembelajaran ini, jangan lupa untuk mengamalkan dan mengabadikan materi yang sudah kita pelajari dalam bentuk karya, supaya kita mendapatkan pahala dari Allah Swt... Aamiin ya robbal'alamiin.

Pendidikan Agama Islam / Kelas V

☺ Capaian Pembelajaran (CP) : Meyakini adanya Allah Swt melalui nama-nama Allah yang baik (asmaulhusna), mengenal makna al-Qawiyyu, al-Qayyum, al-Muhyi, al-Mumit, dan al-Ba'is, serta mengekspresikan kecintaan kepada Allah melalui karya.

☺ Tujuan Pembelajaran (TP) :

  1. Menjelaskan makna asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyum, al-Muhyi, al-Mumit, dan al-Ba'is sebagai bekal berkarya.
  2. Menciptakan karya seni Islami berupa kaligrafi asmaulhusna sebagai bentuk kecintaan dan bukti keyakinan kepada Allah Swt.
  3. Mempresentasikan hasil karya kaligrafi melalui Google Meet dengan percaya diri.

☺ Materi Pokok : Ayo Berkarya dengan Kaligrafi Asmaulhusna (pengembangan dari Bab 2 "Lebih Dekat dengan Nama-Nama Allah")

☺ Model Pembelajaran/Metode : Ceramah Interaktif, Tanya Jawab, Demonstrasi, dan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) — disesuaikan untuk KBM daring melalui Google Meet

☺ Media/Alat Peraga :

  • Google Meet (tatap muka daring)
  • Slide/Poster digital Asmaulhusna (dibagikan lewat share screen)
  • Video tutorial singkat cara menulis kaligrafi sederhana (diputar lewat share screen)
  • Mushaf Al-Qur'an atau Al-Qur'an digital
  • Alat gambar/tulis di rumah: kertas gambar/HVS, pensil, penggaris, spidol warna atau krayon
  • Grup WhatsApp kelas (untuk mengumpulkan foto hasil karya)

☺ Apersepsi : Mengajukan pertanyaan sederhana kepada murid melalui Google Meet: "Anak-anak, pernahkah kalian melihat tulisan indah berwarna-warni di dinding masjid atau di bingkai foto rumah kalian yang berisi nama Allah atau ayat Al-Qur'an? Menurut kalian, indah tidak tulisan itu? Tahukah kalian, tulisan indah itu disebut kaligrafi. Nah, hari ini setelah mengingat kembali nama-nama indah Allah, kita akan belajar membuat karya kaligrafi sendiri sebagai tanda cinta kita kepada Allah Swt." Guru kemudian menampilkan poster Asmaulhusna dan beberapa contoh gambar kaligrafi melalui share screen untuk memantik semangat berkarya anak-anak.

☺ Materi Pembelajaran : Ayo Berkarya dengan Kaligrafi Asmaulhusna

Sebelum mulai berkarya, mari kita ingat kembali sebentar materi tentang nama-nama indah Allah yang sudah kita pelajari bersama.

A. Mengenal Allah melalui Asmaulhusna


Nama-nama indah Allah dikenal dengan sebutan asmaulhusna. Semakin kita mengenal nama-nama Allah, semakin dekat pula hati kita kepada-Nya. Allah berfirman dalam Al-Qur'an surah al-A'raf ayat 180 bahwa Allah memiliki asmaulhusna, sehingga kita dianjurkan untuk berdoa dengan menyebut nama-nama tersebut. Ada lima asmaulhusna yang menjadi fokus pembelajaran kita, yaitu:

  1. Al-Qawiyyu — Allah Yang Maha Kuat, tidak ada satu makhluk pun yang mampu menandingi kekuatan-Nya.
  2. Al-Qayyum — Allah Yang Maha Berdiri Sendiri, tidak membutuhkan bantuan siapa pun dalam mengurus seluruh makhluk-Nya.
  3. Al-Muhyi — Allah Yang Maha Menghidupkan, memberi kehidupan kepada seluruh makhluk-Nya.
  4. Al-Mumit — Allah Yang Maha Mematikan, menentukan kapan setiap makhluk berakhir kehidupannya di dunia.
  5. Al-Ba'is — Allah Yang Maha Membangkitkan, akan membangkitkan seluruh manusia dari alam kubur kelak di hari akhir.

Meyakini nama-nama indah ini mendorong kita untuk rendah hati, mandiri, semangat berbuat baik, dan tidak menyombongkan diri, karena segala kekuatan dan kehidupan sepenuhnya berada dalam kuasa Allah Swt.

B. Mengenal Kaligrafi sebagai Karya Islami

Kaligrafi adalah seni menulis indah, khususnya tulisan Arab yang biasa memuat nama Allah, asmaulhusna, atau ayat-ayat Al-Qur'an. Kaligrafi termasuk salah satu bentuk karya seni Islami yang berkembang sejak lama di dunia Islam, digunakan untuk menghias masjid, mushaf, hingga rumah-rumah kaum muslimin. Membuat kaligrafi bukan sekadar kegiatan menggambar, tetapi juga cara kita mengagungkan dan mencintai nama-nama Allah dengan menuliskannya secara indah dan penuh perhatian.

Anak saleh dapat menunjukkan bukti keyakinannya kepada asmaulhusna melalui karya, salah satunya dengan membuat kaligrafi sederhana bertuliskan salah satu asmaulhusna, misalnya al-Qawiyyu, al-Qayyum, al-Muhyi, al-Mumit, atau al-Ba'is, lengkap dengan artinya.

C. Langkah-Langkah Membuat Kaligrafi Sederhana

  1. Pilih salah satu asmaulhusna yang paling berkesan bagi kalian (Berdasarkan pembagian kelompok ketika di kelas)
  2. Siapkan kertas, pensil, penggaris, dan spidol warna atau krayon.
  3. Tulis terlebih dahulu nama asmaulhusna tersebut dengan pensil secara tipis-tipis sebagai sketsa.
  4. Perindah bentuk huruf dengan lekukan atau hiasan sederhana di sekitarnya, seperti bunga, bintang, atau bingkai.
  5. Tebalkan tulisan menggunakan spidol warna, lalu hapus sisa garis pensil.
  6. Tuliskan arti asmaulhusna tersebut di bagian bawah karya, misalnya "al-Qawiyyu — Maha Kuat".
  7. Beri nama dan kelas kalian di pojok karya sebagai identitas.

☺ Kegiatan Pembelajaran Daring (melalui Google Meet) :

  1. Kegiatan Pembuka — Guru membuka Google Meet, mengucapkan salam, mengecek kehadiran, dan menyapa siswa. Dilanjutkan apersepsi dengan menampilkan poster Asmaulhusna dan contoh gambar kaligrafi melalui share screen.
  2. Kegiatan Inti —
    • Guru mengulas kembali secara singkat makna lima asmaulhusna melalui ceramah interaktif dan tanya jawab.
    • Guru mendemonstrasikan cara membuat kaligrafi sederhana secara langsung di depan kamera atau melalui video tutorial singkat yang diputar lewat share screen.
    • Siswa diminta menyiapkan alat gambar yang sudah disediakan dari rumah.
    • Siswa mulai berkarya membuat kaligrafi asmaulhusna pilihannya secara mandiri, sementara guru memantau melalui Google Meet dan memberi arahan bila diperlukan.
  3. Kegiatan Penutup — Beberapa siswa diberi kesempatan menunjukkan hasil karyanya di depan kamera dan menceritakan makna asmaulhusna yang mereka pilih. Guru memberikan apresiasi dan penguatan, lalu menutup pembelajaran dengan pesan moral dan doa.

☺ Aktivitasku :

Buatlah satu karya kaligrafi Islami bertuliskan salah satu asmaulhusna (al-Qawiyyu, al-Qayyum, al-Muhyi, al-Mumit, atau al-Ba'is) beserta artinya, hias semenarik mungkin, lalu foto hasil karya kalian dan kirimkan ke grup WhatsApp kelas sebagai bukti tugas.

Pesan yang terkandung dalam pembelajaran hari ini antara lain adalah:

  1. Mengenal nama-nama indah Allah membuat hati kita semakin dekat dan cinta kepada-Nya.
  2. Kecintaan kepada Allah dapat diekspresikan melalui karya yang indah, salah satunya kaligrafi.
  3. Berkarya dengan sungguh-sungguh dan penuh ketelitian adalah salah satu bentuk ibadah dan rasa syukur kita kepada Allah Swt.

Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua dan karya kaligrafi kalian menjadi pengingat untuk selalu dekat dengan Allah Swt. Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

Berdasarkan hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi Bab 2: Mengenal Allah melalui Asmaul Husnah, peserta didik Fase C Kelas 5 telah mengikuti pembelajaran dengan baik, baik secara luring maupun daring, dengan antusias dan penuh semangat.


Minggu, 06 September 2026

Senin, 7 September 2026 (Materi PAI Kelas I.C dan I.D)

    
Nama Guru      : Nurlena Agustina, S.Pd
Mapel                : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Hari/Tgl             : Senin, 7 September 2026
Fase/Kelas         : A / I.C dan I.D
Materi                : Mengenal Rukun Iman
Pertemuan Ke- : 3


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Tabiik Puunnn...

صباح الخير ...   كيف حالكم؟

I Hope you will be fine and good😊 

Jangan lupa melafadzkan Basmallah dan membaca do'a!

 بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Sholih sholiha bu guru bagaimana kabarnya? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah Swt dan kita semua harus tetap semangat dalam pembelajaran ya nakk!...😊

Baik, Ananda Sholih dan Sholiha Ibu Lena, sebelum memulai pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada pagi hari ini, pastikan anak-anak sekalian sudah mendengarkan tausiah, melaksanakan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an yaa…

Alhamdulillah... Hari ini kita dipertemukan kembali dalam keadaan sehat wal 'afiyat. Ibu guru ucapkan terimakasih banyak atas semangat serta antusias yang telah ananda lakukan selama ini.

Okee, pada pertemuan sebelumnya anak-anak Bu Lena sudah sangat luar biasa dapat memahami materi tentang Pengertian Rukun Iman dan sudah hafal enam rukun iman. Alhamdulillah, jangan lupa terus diulang-ulang hafalannya ya nak, supaya makin lancar dan makin nempel di hati.

Nah, pada pertemuan kali ini kita akan melanjutkan Bab 2 tentang Mengenal Rukun Iman, dengan sub bab baru yaitu Beriman kepada Allah dan Beriman kepada Rasul.

Pendidikan Agama Islam / Kelas I

☺ Capaian Pembelajaran (CP) : Memahami rukun iman yang enam serta membiasakan sikap peduli dan suka bekerja sama sebagai cerminan keimanan.

☺ Tujuan Pembelajaran (TP) : Menjelaskan bukti-bukti sederhana keberadaan Allah Swt melalui ciptaan-Nya, serta mengenal Nabi dan Rasul sebagai utusan Allah Swt yang wajib diyakini dan diteladani.

☺ Materi Pokok : Bab 2 – Mengenal Rukun Iman (Sub Bab B. Beriman kepada Allah, dan Sub Bab C. Beriman kepada Rasul)

☺ Model Pembelajaran/Metode :

  • Luring (Tatap Muka) : Ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi, permainan tepuk/nyanyian, dan pengamatan benda/gambar ciptaan Allah secara langsung di sekitar kelas dan halaman sekolah.
  • Daring (Online) : Tanya jawab interaktif via chat/forum kelas, serta hafalan mandiri yang dipandu orang tua di rumah.

☺ Media/Alat Peraga :

  • Luring : Buku Siswa PAI Kelas I, LKPD, gambar ciptaan Allah (langit, bumi, tumbuhan, hewan), kartu nama-nama Rasul, speaker untuk musik edukasi.
  • Daring : Video pembelajaran (YouTube), PPT interaktif atau gambar yang dikirim di grup WhatsApp kelas.

☺ Apersepsi : Mengajukan pertanyaan sederhana kepada murid: "Anak-anak, kemarin kita sudah belajar bahwa Allah Swt adalah pencipta segala sesuatu. Coba sebutkan, siapa yang menciptakan matahari, bulan, dan bintang?" (Siswa menjawab: Allah Swt.) "Betul sekali! Nah, sekarang Ibu mau tanya lagi, siapa yang menyampaikan ajaran Allah Swt kepada kita?" (Siswa menjawab: Nabi/Rasul.) "Pintar sekali! Itulah yang akan kita pelajari hari ini."

☺ Materi Pembelajaran :

B. Beriman kepada Allah

Sebelum memulai pembelajaran silahkan anak-anak simak video pembelajaran di bawah ini :

Coba perhatikan, ada matahari yang menyinari bumi, ada udara yang kita hirup, ada tubuh kita yang lengkap dengan mata, telinga, dan hati. Semua itu adalah bukti bahwa Allah Swt itu ada dan Maha Pencipta. Anak-anak diajak keluar kelas sebentar untuk mengamati langit, pohon, dan hewan di sekitar sekolah maupun sekeliling rumah masing-masing lalu menceritakan hasil pengamatannya melalui buku catatan.

Allah adalah penciptanya. Allah Subhanahuwata'ala (Swt.) Tuhan kita. Kita beriman kepada Allah Swt. Kita yakin Allah Swt. itu ada. Allah Swt. pencipta alam semesta. Berikut ini beberapa contoh ciptaan Allah dan manfaatnya:

  • Syaiton untuk menyesatkan manusia,
  • Malaikat untuk pelantara Allah mengawasi Manusia,
  • Manusia untuk beriman kepada Allah,
  • Tumbuhan, hewan untuk kelangsungan hidup manusia,
  • Matahari untuk sumber energi manusia,
  • Air untuk kelangsungan hidup manusia,
  • Udara untuk menghirup udara segar.

Beriman kepada Allah artinya meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah Swt itu Esa (satu), tidak ada sekutu bagi-Nya, dan Dialah satu-satunya yang berhak disembah. Allah Swt Maha Pencipta, Maha Melihat, Maha Mendengar, dan Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

Sebagai anak yang beriman kepada Allah, kita harus:

  1. Selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah Swt.
  2. Rajin beribadah, seperti sholat dan berdoa.
  3. Berbuat baik kepada sesama sebagai bukti cinta kepada Allah Swt.

C. Beriman kepada Rasul

Setelah kita meyakini adanya Allah Swt, kita juga wajib meyakini bahwa Allah Swt mengutus Rasul untuk membimbing umat manusia ke jalan yang benar. Rasul adalah manusia pilihan Allah Swt yang diberi wahyu untuk disampaikan kepada umatnya. Rasul terakhir dan menjadi teladan bagi kita semua adalah Nabi Muhammad Saw.

Pendidik menunjukkan video interaktif nama-nama Rasul dan mengajak anak-anak menirukan pelafalannya bersama-sama dengan menghafal sambil bernyanyi.

Kita wajib meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah Saw, di antaranya:
  1. Jujur (Shiddiq)
  2. Dapat dipercaya (Amanah)
  3. Menyampaikan kebenaran (Tabligh)
  4. Cerdas (Fathanah)

Nah, anak-anak sholih dan sholiha, mari kita bersama-sama berikrar dalam hati: "Aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya!" Yuk kita ulang-ulang sampai lancar ya nak.

Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua. Kita lanjutkan pembelajaran selanjutnya di pertemuan yang akan datang. Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



 📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

Berdasarkan hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi Bab 2: Mengenal Rukun Iman – Sub Bab Beriman kepada Allah dan Beriman kepada Rasul, peserta didik Fase A Kelas I telah mengikuti pembelajaran dengan baik, baik secara luring maupun daring, dengan antusias dan penuh semangat.

Peserta didik mampu memahami bahwa Allah Swt adalah Maha Pencipta yang wajib diyakini keberadaan-Nya melalui tanda-tanda ciptaan-Nya di sekitar mereka, serta mengenal Nabi Muhammad Saw sebagai Rasul terakhir yang wajib diteladani

 

Pendidikan Agama Islam Template by Ipietoon Cute Blog Design