Minggu, 03 Mei 2026

Senin, 04 Mei 2026 (Materi PAI Kelas IV.A dan IV.B)

      

Nama                : Nurlena Agustina, S.Pd
Hari/Tgl            : Senin, 04 Mei 2026
Kelas                 : IV.A dan IV.B
Tema                 : Kisah Nabi Muhammad Saw Membangun Kota Madinah
Topik                 : Membangun Masjid, Menjalin Ukhuwah dan Menggalang Kerukunan
Elemen/CP        : Sejarah Islam
TP                      : Peserta didik mampu menceritakan Kisah Nabi Nabi Muhammad Saw Membangun Kota Madinah
ATP                    : Menceritakan Kisah Nabi Nabi Muhammad Saw Membangun Kota Madinah dengan baik.
                           
                                                                   
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tabiik Puunnn...

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Hari ini kita akan memulai materi Pendidikan Agama Islam yaitu:

Kisah Nabi Muhammad Saw Membangun Kota Madinah

   Sebelum memulai ke dalam materi pembelajaran, silahkan anak-anak terlebih dahulu perhatikan video di bawah tentang materi kita pada hari ini

A. Membangun Masjid

B. Menjalin Ukhuwah

C. Menggalang Kerukunan
 

Tugas :

Silahkan kerjakan Modul/LKS PAI halaman 59 No. 1-10

Tugas dikumpulkan ketika masuk kembali ketika belajar seperti biasa di sekolah.


Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua... Aamiin Yaa Robbal'alamiin.  Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Senin, 04 Mei 2026 (Materi PAI Kelas I.C)

           
Nama Guru      : Nurlena Agustina, S.Pd
Hari/Tgl            : Senin, 04 Mei 2026
Kelas                 : I.C
Tema                 : Nabi Adam a.s Manusia Pertama
Topik                 : Kisah Penciptaan Nabi Adam as. serta Keteladanan Nabi Adam as. 
Elemen/CP        : Sejarah Islam/peserta didik dapat memahami kisah Nabi Adam a.s.
TP                      : Peserta didik mampu menjelaskan kisah keteladanan Nabi Adam a.s.
ATP                    : Mendengarkan kisah Nabi dan memahami peristiwa penting dalam kisah tersebut.
Metode              :  Ceramah
Alat Peraga        : Video Pembelajaran 
                                                                   
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Tabiik Puunnn...

صباح الخير ...   كيف حالكم؟

I Hope you will be fine and good😊
Jangan lupa melafadzkan Basmallah dan membaca do’a!

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Apersepsi
Sholih sholiha bu guru bagaimana kabarnya? Apakah liburannya menyenangkan?
Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah Swt dan kita semua harus tetap semangat dalam pembelajaran ya nakk!...😊
Baik, Ananda Sholih dan Sholiha Ibu Lena
Sebelum memulai pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada pagi hari ini, pastikan anak-anak sekalian sudah mendengarkan tausiah, melaksanakan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an yaa…

Alhamdulillah... Hari ini kita di pertemukan kembali dalam keadaan sehat wal 'afiyat. Pertemuan kita kali ini adalah pembelajaran PAI ya naak, Ibu ucapkan terimakasih banyak atas semangat serta antusias yang telah ananda lakukan.
Okee, pada pertemuan sebelumnya anak-anak Bu Lena sudah sangat luar biasa dapat memahami materi tentang Taharah, Alhamdulillah anak-anak sudah bisa mempraktikkan cara mensucikan diri dengan wudhu atau tayamum, maka dari itu apa yang sudah kita pelajari jangan lupa untuk selalu kita ingat serta kita gunakan tata cara wudhu yang baik dan benar sesuai dengan hukum Islam.

Nah itu tadi sebagai pembuka dari Bu Lena, selanjutnya pada kesempatan kali ini ibu akan melanjutkan materi kita ialah tentang:                                                                 

Kisah Nabi Adam as. sebagai Manusia Pertama di Bumi

   Sebelum memulai ke dalam materi pembelajaran, silahkan anak-anak terlebih dahulu perhatikan video di bawah tentang materi kita pada hari ini


A. Allah menciptakan Nabi Adam as.
    Malaikat, iblis, dan manusia diciptakan oleh Allah Swt. Manusia pertama yang diciptakan adalah Nabi Adam a.s. Nabi Adam a.s. diciptakan dari tanah. Manusia diciptakan dalam bentuk yang sempurna. Malaikat dan iblis diperintah oleh Allah Swt. Malaikat mau menghormati Nabi Adam a.s., tetapi iblis tidak mau. Iblis dimurkai Allah Swt., lalu dikeluarkan dari surga. Iblis bersumpah akan menggoda manusia untuk berbuat keburukan.

B. Nabi Adam as. dan Hawa tinggal di Syurga
    Syurga adalah tempat yang penuh dengan kenikmatan. Allah Swt. menciptakan pendamping Nabi Adam a.s. yang bernama Hawa. Hawa diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam a.s. Mereka hidup bahagia di surga. Apa pun yang mereka inginkan dikabulkan oleh Allah Swt. Akan tetapi, Allah Swt. melarang mereka mendekati pohon buah khuldi. Iblis menggoda Adam a.s. dan Hawa agar memakan buah khuldi tersebut. Akhirnya mereka tergoda rayuan iblis untuk memakan buah khuldi. Adam a.s. dan Hawa menyadari kesalahan mereka. Mereka memohon ampun kepada Allah Swt.

C. Nabi Adam as. dan Hawa diturunkan ke Bumi
        Akibat kesalahan mereka, Allah Swt. menurunkan Nabi Adam a.s. dan Hawa ke bumi. Nabi Adam a.s. diturunkan di bumi sebelah timur. Hawa diturunkan di bumi sebelah barat. Mereka senantiasa bersabar menjalani hukuman. Mereka berpisah selama 40 tahun. Setelah 40 tahun berpisah, akhirnya mereka dipertemukan kembali di Jabal Rahmah (Gunung kasih sayang). Nabi Adam a.s. dan Hawa hidup berdua di bumi. Mereka harus mencari makan sendiri. Mereka bercocok tanam untuk bertahan hidup. Hingga akhirnya, Allah Swt. menganugerahi mereka keturunan. 

D. Keteladanan Nabi Adam as.
        Nabi Adam a.s. dan Hawa menyadari kesalahannya. Mereka memohon ampunan kepada Allah Swt. Mereka berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Maka dari itu kita harus mencontoh perilaku Nabi Adam a.s. dan Hawa. Mereka berpisah selama 40 tahun. Akan tetapi mereka tetap menerimanya dengan sabar dan ikhlas. Semua dijalani karena mereka taat terhadap perintah Allah Swt. Oleh karena itu kita juga harus belajar sabar dan ikhlas jika suatu saat harus berpisah dengan orang tersayang. Karena suatu saat kita pasti akan dipertemukan kembali.

Kisah Nabi Adam as dan Siti Hawa


Tugas :

Silahkan kerjakan Modul/LKS PAI halaman 56 No. 1-15.

Tugas dikumpulkan ketika masuk kembali ketika belajar seperti biasa di sekolah


Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua... Aamiin Yaa Robbal'alamiin.  Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Minggu, 26 April 2026

Senin, 27 April 2026 (Materi PAI Kelas IV.A dan IV.B)

     

Nama                : Nurlena Agustina, S.Pd
Hari/Tgl            : Senin, 27 April 2026
Kelas                 : IV.A dan IV.B
Tema                 : Kisah Nabi Muhammad Saw Membangun Kota Madinah
Topik                 : Membangun Masjid, Menjalin Ukhuwah dan Menggalang Kerukunan
Elemen/CP        : Sejarah Islam
TP                      : Peserta didik mampu menceritakan Kisah Nabi Nabi Muhammad Saw Membangun Kota Madinah
ATP                    : Menceritakan Kisah Nabi Nabi Muhammad Saw Membangun Kota Madinah dengan baik.
                           
                                                                   
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tabiik Puunnn...

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Hari ini kita akan memulai materi Pendidikan Agama Islam yaitu:

Kisah Nabi Muhammad Saw Membangun Kota Madinah

   Sebelum memulai ke dalam materi pembelajaran, silahkan anak-anak terlebih dahulu perhatikan video di bawah tentang materi kita pada hari ini

A. Membangun Masjid

B. Menjalin Ukhuwah

C. Menggalang Kerukunan
 

Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua... Aamiin Yaa Robbal'alamiin.  Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Senin, 27 April 2026 (Materi PAI Kelas I.C)

          
Nama Guru      : Nurlena Agustina, S.Pd
Hari/Tgl            : Senin, 27 April 2026
Kelas                 : I.C
Tema                 : Nabi Adam a.s Manusia Pertama
Topik                 : Kisah Penciptaan Nabi Adam as. serta Keteladanan Nabi Adam as. 
Elemen/CP        : Sejarah Islam/peserta didik dapat memahami kisah Nabi Adam a.s.
TP                      : Peserta didik mampu menjelaskan kisah keteladanan Nabi Adam a.s.
ATP                    : Mendengarkan kisah Nabi dan memahami peristiwa penting dalam kisah tersebut.
Metode              :  Ceramah
Alat Peraga        : Video Pembelajaran 
                                                                   
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Tabiik Puunnn...

صباح الخير ...   كيف حالكم؟

I Hope you will be fine and good😊
Jangan lupa melafadzkan Basmallah dan membaca do’a!

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Apersepsi
Sholih sholiha bu guru bagaimana kabarnya? Apakah liburannya menyenangkan?
Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah Swt dan kita semua harus tetap semangat dalam pembelajaran ya nakk!...😊
Baik, Ananda Sholih dan Sholiha Ibu Lena
Sebelum memulai pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada pagi hari ini, pastikan anak-anak sekalian sudah mendengarkan tausiah, melaksanakan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an yaa…

Alhamdulillah... Hari ini kita di pertemukan kembali dalam keadaan sehat wal 'afiyat. Pertemuan kita kali ini adalah pembelajaran PAI ya naak, Ibu ucapkan terimakasih banyak atas semangat serta antusias yang telah ananda lakukan.
Okee, pada pertemuan sebelumnya anak-anak Bu Lena sudah sangat luar biasa dapat memahami materi tentang Taharah, Alhamdulillah anak-anak sudah bisa mempraktikkan cara mensucikan diri dengan wudhu atau tayamum, maka dari itu apa yang sudah kita pelajari jangan lupa untuk selalu kita ingat serta kita gunakan tata cara wudhu yang baik dan benar sesuai dengan hukum Islam.

Nah itu tadi sebagai pembuka dari Bu Lena, selanjutnya pada kesempatan kali ini ibu akan melanjutkan materi kita ialah tentang:                                                                 

Kisah Nabi Adam as. sebagai Manusia Pertama di Bumi

   Sebelum memulai ke dalam materi pembelajaran, silahkan anak-anak terlebih dahulu perhatikan video di bawah tentang materi kita pada hari ini


A. Allah menciptakan Nabi Adam as.
    Malaikat, iblis, dan manusia diciptakan oleh Allah Swt. Manusia pertama yang diciptakan adalah Nabi Adam a.s. Nabi Adam a.s. diciptakan dari tanah. Manusia diciptakan dalam bentuk yang sempurna. Malaikat dan iblis diperintah oleh Allah Swt. Malaikat mau menghormati Nabi Adam a.s., tetapi iblis tidak mau. Iblis dimurkai Allah Swt., lalu dikeluarkan dari surga. Iblis bersumpah akan menggoda manusia untuk berbuat keburukan.

B. Nabi Adam as. dan Hawa tinggal di Syurga
    Syurga adalah tempat yang penuh dengan kenikmatan. Allah Swt. menciptakan pendamping Nabi Adam a.s. yang bernama Hawa. Hawa diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam a.s. Mereka hidup bahagia di surga. Apa pun yang mereka inginkan dikabulkan oleh Allah Swt. Akan tetapi, Allah Swt. melarang mereka mendekati pohon buah khuldi. Iblis menggoda Adam a.s. dan Hawa agar memakan buah khuldi tersebut. Akhirnya mereka tergoda rayuan iblis untuk memakan buah khuldi. Adam a.s. dan Hawa menyadari kesalahan mereka. Mereka memohon ampun kepada Allah Swt.

C. Nabi Adam as. dan Hawa diturunkan ke Bumi
        Akibat kesalahan mereka, Allah Swt. menurunkan Nabi Adam a.s. dan Hawa ke bumi. Nabi Adam a.s. diturunkan di bumi sebelah timur. Hawa diturunkan di bumi sebelah barat. Mereka senantiasa bersabar menjalani hukuman. Mereka berpisah selama 40 tahun.
Setelah 40 tahun berpisah, akhirnya mereka dipertemukan kembali di Jabal Rahmah (Gunung kasih sayang). Nabi Adam a.s. dan Hawa hidup berdua di bumi. Mereka harus mencari makan sendiri. Mereka bercocok tanam untuk bertahan hidup. Hingga akhirnya, Allah Swt. menganugerahi mereka keturunan. 

D. Keteladanan Nabi Adam as.
        Nabi Adam a.s. dan Hawa menyadari kesalahannya. Mereka memohon ampunan kepada Allah Swt. Mereka berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Maka dari itu kita harus mencontoh perilaku Nabi Adam a.s. dan Hawa. Mereka berpisah selama 40 tahun. Akan tetapi mereka tetap menerimanya dengan sabar dan ikhlas. Semua dijalani karena mereka taat terhadap perintah Allah Swt. Oleh karena itu kita juga harus belajar sabar dan ikhlas jika suatu saat harus berpisah dengan orang tersayang. Karena suatu saat kita pasti akan dipertemukan kembali.

Kisah Nabi Adam as dan Siti Hawa



Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua... Aamiin Yaa Robbal'alamiin.  Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Refleksi :

Berdasarkan hasil pembelajaran PAI pada hari Senin, 27 April 2026 Alhamdulillah seluruh peserta didik sudah mampu memahami kisah tentang Nabi Adam a.s. dengan baik. Mereka mampu menceritakan kembali kisah tersebut dan menjadikan hikmahnya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Minggu, 12 April 2026

Senin, 13 April 2026 (Mapel PAI Kelas I.C)

              

Nama Guru       : Nurlena Agustina, S.Pd
Hari/Tgl            : Senin, 13 April 2026
Kelas                 : I.C
Tema                 : Membiasakan Hidup Bersih
Topik                 : Hidup Bersih dan Bersuci (Wudhu danTayamum)
Elemen/CP        : Fiqih/Peserta didik memahami rukun Islam, syahadatain, tata cara bersuci, salat fardu, azan, ikamah, zikir, dan berdoa setelah salat.
TP                      : Peserta didik mampu memahami perilaku hidup bersih dan bersuci (Wudhu dan Tayamum)
ATP                    : Membiasakan perilaku hidup bersih dan bersuci
                             Menyebutkan pengertian bersuci (Taharah) dengan benar.
                             Mempraktikkan Wudhu dan Tayamum dengan tepat.
Metode              :  Demonstrasi dan praktik
Alat Peraga        : Video Pembelajaran
                                                                   
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Tabiik Puunnn...

صباح الخير ...   كيف حالكم؟

I Hope you will be fine and good😊
Jangan lupa melafadzkan Basmallah dan membaca do’a!

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Apersepsi
Sholih sholiha bu guru bagaimana kabarnya? Apakah liburannya menyenangkan?
Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah Swt dan kita semua harus tetap semangat dalam pembelajaran ya nakk!...😊
Baik, Ananda Sholih dan Sholiha Ibu Lena
Sebelum memulai pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada pagi hari ini, pastikan anak-anak sekalian sudah mendengarkan tausiah, melaksanakan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an yaa…

Alhamdulillah... Hari ini kita di pertemukan kembali dalam keadaan sehat wal 'afiyat. Di pertemuan pertama setelah kita libur lebaran Idul Fitri ini Ibu guru ucapkan terimakasih banyak atas semangat serta antusias yang telah ananda lakukan.
Okee, pada pertemuan sebelumnya anak-anak Bu Lena sudah sangat luar biasa dapat memahami materi tentang mengenal harokat Tanwin, maka dari itu apa yang sudah kita pelajari jangan lupa untuk selalu kita ingat serta kita gunakan cara membaca al-Qur'an yang baik dan benar sesuai dengan hukum tajwid.

Nah itu tadi sebagai pembuka dari Bu Lena, selanjutnya pada kesempatan kali ini ibu akan memulai materi pada semester genap di BAB yang ke 4 ialah tentang:                      
                                                                

Membiasakan Hidup Bersih dan Bersuci (Thaharah)

   Sebelum memulai ke dalam materi pembelajaran, silahkan anak-anak terlebih dahulu perhatikan video di bawah tentang materi kita pada hari ini

 

A. Hidup Bersih
    Membiasakan diri untuk bersikap bersih merupakan suatu kewajiban bagi umat manusia. sebagaimana Rasulullah SAW bersabda "Kebersihan adalah sebagian dari Iman". Allah SWT pun cinta terhadap orang-orang yang menjaga kebersihan. berikut ini beberapa contoh perilaku menjaga kebersihan yang harus kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari :
1. Membersihkan kotoran dengan air, jika tidak ada air diperbolehkan menggunakan tissu atau batu.
2. Mandi sehari 2 kali, serta menggosok gigi setiap pagi dan malam.
3. Memotong kuku yang panjang.
4. Mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir.
5. Mengganti pakaian yang kotor dan harus segera dicuci.
6. Membersihkan tempat tidur.
7. Merapihkan mainan setelah bermain. 
8. Meletakkan sepatu dan sandal pada tempatnya.

B. Bersuci
        Bersuci disebut juga dengan Taharah. Bersuci adalah membersihkan diri dari hadas atau najis. Hadas adalah, kondisi keadaan diri seorang muslim yang menyebabkan mereka tidak boleh melakukan suatu ibadah. contoh: BAB, BAK, dan Buang Angin. Najis adalah, suatu benda yang kotor dan melekat pada diri seseorang ataupun lingkungan sehingga menyebabkan tidak sahnya pekerjaan ibadah. Contoh: Darah, kotoran dan bangkai.
    Adapun cara bersuci dari hadas yaitu dengan wudhu dan mandi, sedangkan bersuci dari najis yaitu dengan cara menghilangkan wujud najis tersebut.

C. Berwudhu
     Sebelum shalat, kita harus berwudhu. Kita berwudhu menggunakan air suci dan menyucikan. Kita harus tertib dalam berwudhu. Tertib artinya berurutan sesuai tata cara wudhu. Berikut ini adalah tata cara berwudu:


D. Tayamum
        Tayamum adalah pengganti wudhu. Kita boleh bertayamum jika tidak menemukan air. Kalau sakit, kita juga boleh bertayamum. Tayamum diawali dengan niat. Kita bertayamum menggunakan debu yang suci. Kita harus bertayamum dengan tertib. Berikut ini adalah tata cara tayamum:

Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua... Aamiin Yaa Robbal'alamiin.  Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Senin, 06 April 2026

Selasa, 07 April 2026 (Materi PAI Kelas I.A dan I.B)

              

Nama Guru       : Nurlena Agustina, S.Pd
Hari/Tgl            : Selasa, 07 April 2026
Kelas                 : I.A dan I.B
Tema                 : Membiasakan Hidup Bersih
Topik                 : Hidup Bersih dan Bersuci (Wudhu danTayamum)
Elemen/CP        : Fiqih/Peserta didik memahami rukun Islam, syahadatain, tata cara bersuci, salat fardu, azan, ikamah, zikir, dan berdoa setelah salat.
TP                      : Peserta didik mampu memahami perilaku hidup bersih dan bersuci (Wudhu dan Tayamum)
ATP                    : Membiasakan perilaku hidup bersih dan bersuci
                             Menyebutkan pengertian bersuci (Taharah) dengan benar.
                             Mempraktikkan Wudhu dan Tayamum dengan tepat.
Metode              :  Demonstrasi dan praktik
Alat Peraga        : Video Pembelajaran
                                                                   
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Tabiik Puunnn...

صباح الخير ...   كيف حالكم؟

I Hope you will be fine and good😊
Jangan lupa melafadzkan Basmallah dan membaca do’a!

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Apersepsi
Sholih sholiha bu guru bagaimana kabarnya? Apakah liburannya menyenangkan?
Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah Swt dan kita semua harus tetap semangat dalam pembelajaran ya nakk!...😊
Baik, Ananda Sholih dan Sholiha Ibu Lena
Sebelum memulai pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada pagi hari ini, pastikan anak-anak sekalian sudah mendengarkan tausiah, melaksanakan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an yaa…

Alhamdulillah... Hari ini kita di pertemukan kembali dalam keadaan sehat wal 'afiyat. Di pertemuan pertama setelah kita libur lebaran Idul Fitri ini Ibu guru ucapkan terimakasih banyak atas semangat serta antusias yang telah ananda lakukan.
Okee, pada pertemuan sebelumnya anak-anak Bu Lena sudah sangat luar biasa dapat memahami materi tentang mengenal harokat Tanwin, maka dari itu apa yang sudah kita pelajari jangan lupa untuk selalu kita ingat serta kita gunakan cara membaca al-Qur'an yang baik dan benar sesuai dengan hukum tajwid.

Nah itu tadi sebagai pembuka dari Bu Lena, selanjutnya pada kesempatan kali ini ibu akan memulai materi pada semester genap di BAB yang ke 4 ialah tentang:                      
                                                                

Membiasakan Hidup Bersih dan Bersuci (Thaharah)

   Sebelum memulai ke dalam materi pembelajaran, silahkan anak-anak terlebih dahulu perhatikan video di bawah tentang materi kita pada hari ini

 

A. Hidup Bersih
    Membiasakan diri untuk bersikap bersih merupakan suatu kewajiban bagi umat manusia. sebagaimana Rasulullah SAW bersabda "Kebersihan adalah sebagian dari Iman". Allah SWT pun cinta terhadap orang-orang yang menjaga kebersihan. berikut ini beberapa contoh perilaku menjaga kebersihan yang harus kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari :
1. Membersihkan kotoran dengan air, jika tidak ada air diperbolehkan menggunakan tissu atau batu.
2. Mandi sehari 2 kali, serta menggosok gigi setiap pagi dan malam.
3. Memotong kuku yang panjang.
4. Mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir.
5. Mengganti pakaian yang kotor dan harus segera dicuci.
6. Membersihkan tempat tidur.
7. Merapihkan mainan setelah bermain. 
8. Meletakkan sepatu dan sandal pada tempatnya.

B. Bersuci
        Bersuci disebut juga dengan Taharah. Bersuci adalah membersihkan diri dari hadas atau najis. Hadas adalah, kondisi keadaan diri seorang muslim yang menyebabkan mereka tidak boleh melakukan suatu ibadah. contoh: BAB, BAK, dan Buang Angin. Najis adalah, suatu benda yang kotor dan melekat pada diri seseorang ataupun lingkungan sehingga menyebabkan tidak sahnya pekerjaan ibadah. Contoh: Darah, kotoran dan bangkai.
    Adapun cara bersuci dari hadas yaitu dengan wudhu dan mandi, sedangkan bersuci dari najis yaitu dengan cara menghilangkan wujud najis tersebut.

C. Berwudhu
     Sebelum shalat, kita harus berwudhu. Kita berwudhu menggunakan air suci dan menyucikan. Kita harus tertib dalam berwudhu. Tertib artinya berurutan sesuai tata cara wudhu. Berikut ini adalah tata cara berwudu:


D. Tayamum
        Tayamum adalah pengganti wudhu. Kita boleh bertayamum jika tidak menemukan air. Kalau sakit, kita juga boleh bertayamum. Tayamum diawali dengan niat. Kita bertayamum menggunakan debu yang suci. Kita harus bertayamum dengan tertib. Berikut ini adalah tata cara tayamum:

Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga apa yang Ibu sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua... Aamiin Yaa Robbal'alamiin.  Marilah kita tutup dengan mengucapkan lafadz Hamdallah

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

Akhirul Kalam... Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

Pendidikan Agama Islam Template by Ipietoon Cute Blog Design